Tempat : SD Candle Tree, Serpong
Tanggal : Selasa, 31 Oktober 2017
Waktu : 08.30 - 11.00 (150 Menit)
Kelas : LB24
Dosen : Hari Sriyanto, S.Sos., M.M.
Pada pertemuan kelima, kami
berkumpul di dormitory Binus Alam Sutera pada pukul 6.30 dan berangkat pada
pukul 7.00. Hari ini merupakan pertemuan terakhir kami dengan anak-anak sekolah
Candle Tree. Pada pertemuan terakhir ini, kami akan meriview pembelajaran kami,
bermain game, mewarnai, membagikan bingkisan, dan foto bersama. Semua
kegiatan hari ini bertujuan agar dapat memberikan kenangan manis untuk
anak-anak tersebut.
Kami tiba disana pada pukul 7.30.
Pertama kami mengajari dua kelas yaitu kelas 1A dan 1C lalu dilanjutkan dengan
kelas 1B dan 1D dalam satu kelas. Kegiatan hari ini kami awali dengan mereview
kembali pembelajaran mengenai cara melestarikan dan merawat tanaman dengan
sistem tanya jawab, dimana setiap anak yang berhasil menjawab dengan benar akan
mendapatkan biskuit waffer timtam.
Setelah itu kami membagikan dua
gambar sesuai dengan tema kami yaitu merawat tanaman untuk diwarnai bersama,
satu untuk dipajang di dalam kelas dan satu lagi untuk di bawa pulang. Hasil
mewarnai yang paling bagus dan rapih akan mendapatkan biskuit waffer timtam.
Kemudian, kami mulai bermain game
bersama yaitu game demonstrate the story, dimana kami bercerita dan
anak-anak harus memperagakan beberapa kata kunci yang terdapat dalam cerita
tersebut. Setelah permainan tersebut selesai, kami membagikan bingkisan berupa
biskuit momogi untuk semua murid sebagai bentuk terimakasih dan tanda
perpisahan kami. Kegiatan hari ini kami akhiri dengan foto bersama dengan
anak-anak dan guru kelas mereka sebagai kenang-kenangan.
Diakhir pertemuan kami mengucapkan perpisahan dengan anak-anak dan guru
pengawas kelas. Kami senang kegiatan pembelajaran ini dapat disukai dan
diterima dengan baik oleh anak-anak. Semoga pembelajaran ini dapat bermanfaat
dan dapat tertanam didalam diri masing-masing anak, sehingga mereka dapat
bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan tau akan pentingnya menjaga
lingkungan sekitar.
Comments
Post a Comment